Program Kelas SD Program Kelas 9 Program Kelas 10 Program Kelas 11 Program Kelas 12 Program Alumni
vespa audi
Berlandaskan paradigma dalam core philosophy kami, Zenius Education selalu menekankan dua tujuan dalam program zenius-X, yaitu :
  1. Tujuan praktis, yaitu prestasi akademis. Seperti lulus Ujian Nasional (UN), diterima di PTN yang sesuai dengan minat dan bakat, serta memiliki kemampuan sosial yang baik
  2. Tujuan ideal, yaitu menciptakan individu pembelajar dengan mentalitas lengkap secara multidimensional agar dapat memimpin kehidupannya dalam lingkungan yang semakin dinamis
Based on the core philosophy paradigm, Zenius Education always emphasize on the two objectives in the Zenius-X program, those are:
  1. Practical Objective, which is academic achievement. In order to pass the national exam, passing public university entrance examinations, and the last but not the least, the ability to socialize with each other.
  2. Ideal Objective, which is empowering students to become learned individuals with complete multidimensional mental aspects so that they could led their life in a dynamic environment.
Berdasarkan pengalaman kami, mental dan karakter negatif selalu menjadi penghambat utama dalam kemajuan siswa, tidak perduli seberapa cerdas siswa tersebut. Oleh karena itu, kami mengedepankan pembangunan mental dan karakter sebagai dasar pembelajaran yang utama. Pembangunan mental dan karakter tersebut meliputi pembangunan citra diri yang positif, sifat proaktif, kebiasaan untuk melihat tujuan akhir, hingga manajemen waktu
Based on our past experience, it reveals that negative mental and character attitudes is the main obstacle in the progress of students, no matter how intelligent they are. Hence, we are always prioritizing on the mental and character development as the foundation of our study program. The mental and character development program includes positive self image development, proactivity, envisioning end goals, and effective time management.
nesya
Keneyzia Carla, Siswi SMAN 8 Jakarta
Menurut gue bimbel di Zenius-X enak bangeett soalnya gurunya mau jawab apa aja yang gue tanya dan sabar kalo siswanya ga ngerti-ngerti. Pokonya mereka bakal ngajarin sampe semuanya ngerti
zenius learning
Hampir semua orang mengaku bisa berpikir. Tetapi, selama bertahun-tahun, kami mengamati bahwa 99% orang melakukan kesalahan-kesalahan dasar dalam berpikir. Perlu kami informasikan bahwa pada tanggal 21 dan 28 Maret 2009, kami mengadakan tes kepada 150 calon pengajar Zenius-X. Rata-rata nilai mereka ternyata sangat rendah untuk logika kategorikal (16%), logika deduksi (38%), logika proposisi (38%), dan penalaran analitik (30%). Padahal, soal-soal yang diberikan adalah soal-soal yang mudah dan sangat sederhana. Siswa yang sudah merasakan program Zenius-X selama 4-6 bulan bisa mendapat nilai lebih dari 90% untuk materi-materi tes tersebut.
Everybody claims that they can think. But can they think correctly? For years, we have observed that 99% of the people have mistake in their thinking. We need to inform you that on 21st and 28th March 2009, we conducted a test to 150 Zenius-X prospective tutors. It turns out that their average score are very low in categorical logic (16%), logical deduction (38%), logical preposition (38%), and analytical reasoning (30%). Although the level of the question given is relatively easy. While the students who joins Zenius-X program for 4 - 6 months could get better average score of more than 90% for the same test.
Dalam metode zenius, kami menekankan kepada konsep, bukan hapalan semata. Eksplorasi konsep bersifat integratif sehingga penguasaan ilmu tidak bersifat parsial. Suatu ilmu akan jauh lebih baik untuk dikuasai jika terlihat integrasinya dengan ilmu lain, bukan sesuatu yang terpisah-pisah yang seakan-akan hanya digunakan untuk menjawab soal.
The method that we use is emphasized on the understanding of concepts, not just on memorizing formulas. The exploration of concepts is integrative. It means that students are learning comprehensively, not just part by part from the whole body of knowledge. So the students could have a perspective that the knowledge are not seen as separate things and used only to answering questions.
Jika sudah terbentuk kebiasaan untuk bermental belajar yang positif, landasan berpikir yang benar, dan pemahaman ilmu yang mendalam, maka kami percaya bahwa seorang pelajar akan mencapai efektivitas baik secara akademik maupun dalam hidup bermasyarakat.
Once we form a positive mental learning habit, correct thinking foundation, and the in-depth understanding of knowledge, then we could believe that there is a strong possibility for our students to achieve effectiveness in academic life and in social life.
jordi
Jordi Yosua Tumbur, Siswa SMAN 14 Jakarta
Selama gue coba zenius, jujur aja gue makin ngerti sama pelajaran yang sebelumnya gue ga ngerti di sekolah. Selain itu, bahasa tutornya sangat gampang dimengerti dan mudah ditangkep. Gampang tapi kena bgt konsepnya sehingga itu terus-terusan nempel deh di otak, hahaha. Yang belom nyobain zenius, gih buruan coba dari sekarang! Daripada lu nyesel belakangan
"The highest result of education is tolerance" [Helen Keller]